Search This Blog

Tuesday, May 13, 2014

استغفرالله العظيم

" Yaa Alloh ampunilah Dosa-dosaku "

Inilah 25 Fadhilah Dan Keutamaan
ISTIGHFAR
Fadhilah Dan Keutamaan ISTIGHFAR.
Salah satu amalan yang biasa dilakukan
oleh Rasulullah adalah beristighfar.
Dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa
Rasulullah setiap hari beristighfar tidak
kurang dari 100 kali. Padahal beliau
adalah seorang hamba yang ma’shum
alias terjaga dari dosa. Berapa kali kita,
ummatnya beristighfar setiap hari?
Ada baiknya di zaman yang penuh
tantangan seperti sekarang ini kita
menjadikan Istighfar sebagai salah satu
amalan kita. Karena ada banyak sekali
fadhilah atau keutamaan istighfar ini.
Untuk lebih membuat kita bersemangat
melakukannya, berikut adalah uraian
kelebihan dan manfaat dari beristighfar.
1. Membuat Allah Gembira
Rasulullah saw bersabda, "Sungguh Allah
lebih gembira dengan taubat hamba-Nya
seperti kegembiraan salah seorang dari
kalian yang menemukan untanya yang
hilang di padang pasir." (HR. Bukhari dan
Muslim).
2. Dicintai Allah
Allah berfirman, "Sesungguhnya Allah
mencintai orang-orang yang bertobat dan
mencintai orang-orang yang mensucikan
diri." (QS.al-Baqarah: 222). Rasulullah
bersabda, "Orang yang bertobat adalah
kekasih Allah. Orang yang bertobat atas
dosanya, bagaikan orang yang tidak
berdosa. "(HR.Ibnu Majah)
3. Dosa-dosanya diampuni
Rasulullah bersabda, "Allah telah
berfirman," Wahai hamba-hamba-Ku,
setiap kalian pasti berdosa kecuali yang
Aku jaga. Maka beristighfarlah kalian
kepada-Ku, niscaya kalian Aku ampuni.
Dan barangsiapa yang meyakini bahwa
Aku punya kemampuan untuk
mengampuni dosa-dosanya , maka Aku
akan mengampuninya dan Aku tidak
peduli (berapa banyak dosanya).
"(HR.Ibnu Majah, Tirmidzi)
Imam Qatadah berkata, "Al-Qur'an telah
menunjukkan penyakit dan obat kalian.
Adapun penyakit kalian adalah dosa, dan
obat kalian adalah istighfar. "(Kitab
Ihya'Ulumiddin: 1/410).
4. Selamat dari api nerakan
Hudzaifah berkata, "Saya adalah orang
yang tajam lidah terhadap keluargaku,
Wahai Rasulullah, aku takut kalau lidahku
itu menyebabkan aku masuk neraka '.
Bersabda, 'Dimana posisimu terhadap
istighfar? Sesungguhnya, aku senantiasa
beristighfar kepada Allah sebanyak
seratus kali dalam sehari semalam '.
"(HR. Nasa'i, Ibnu Majah, al-Hakim dan
dishahihkannya).
5. Mendapat balasan surga
"Dan (juga) orang-orang yang apabila
mengerjakan perbuatan keji atau
menganiaya diri sendiri, mereka ingat
akan Allah, lalu memohon ampun
terhadap dosa-dosa mereka dan siapa
lagi yang dapat mengampuni dosa selain
Allah? Dan mereka tidak meneruskan
perbuatan kejinya itu, sedang mereka
mengetahui. Mereka itu balasannya
adalah ampunan dari Tuhan mereka dan
surga yang di dalamnya mengalir sungai-
sungai, sedang mereka kekal di dalamnya;
dan itulah sebaik-baik pahala orang-
orang yang beramal. "(QS. Ali'Imran:
135-136).
6. Membuat kecewa setan
Sesungguhnya setan telah berkata, "Demi
kemuliaan-Mu ya Allah, aku terus-
menerus akan menggoda hamba-hamba-
Mu selagi roh mereka ada dalam badan
mereka (masih hidup). Maka Allah
menimpalinya, "Dan demi kemuliaan dan
keagungan-Ku, Aku senantiasa
mengampuni mereka selama mereka
memohon ampunan (beristighfar) kepada-
Ku." (HR.Ahmad dan al-Hakim).
7. Membuat setan putus asa
Ali bin Abi Thalib pernah didatangi oleh
seseorang, "Saya telah melakukan dosa '.'
Bertobatlah kepada Allah, dan jangan
kamu ulangi ', kata Ali. Orang itu
menjawab,' Saya telah bertobat, tapi
setelah itu saya berdosa lagi '. Ali
berkata , 'Bertobatlah kepada Allah, dan
jangan kamu ulangi'. Orang itu bertanya
lagi, 'Sampai kapan?' Ali menjawab,
'Sampai setan berputus asa dan merasa
rugi. "(Kitab Tanbihul Ghafilin: 73).
8. Meredam Azab
Allah berfirman, "Dan Allah sekali-kali
tidak akan mengazab mereka, sedang
kamu berada di antara mereka. Dan
tidaklah (pula) Allah akan mengazab
mereka, sedang mereka meminta
ampun." (QS.al-Anfal: 33).
9. Mengusir kesedihan
Rasulullah bersabda, "Barangsiapa yang
senantiasa beristighfar, maka Allah akan
memberikan kegembiraan dari setiap
kesedihannya, dan kelapangan untuk
setiap kesempitannya, dan memberinya
rezeki dari arah yang tidak disangka-
sangka." (HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan
Ahmad).
10. Melapangkan kesempitan
Rasulullah saw bersabda, "Barangsiapa
yang senantiasa beristighfar, maka Allah
akan memberikan kegembiraan dari setiap
kesedihannya, dan kelapangan untuk
setiap kesempitannya dan memberinya
rezeki dari arah yang tidak disangka-
sangka," (HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan
Ahmad).
11. Melancarkan rezeki
Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya
seorang hamba bisa tertahan rezekinya
karena dosa yang
dilakukannya." (HR.Ahmad, Ibnu Hibban
dan Ibnu Majah).
12. Membersihkan hati
Rasulullah saw bersabda, "Apabila
seorang mukmin melakukan suatu dosa,
maka tercoretlah noda hitam di hatinya.
Ketika ia bertobat, meninggalkannya dan
beristighfar, maka bersihlah hatinya.
"(HR.Nasa 'i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban,
Tirmidzi).
13. Mengangkat derajat di surga
Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya
Allah akan mengangkat derajat seorang
hamba di surga. Hamba itu berkata,
'Wahai Allah, dari mana saya dapat
kemuliaan ini?' Allah berkata, 'Karena
istighfar anakmu untukmu'. "(HR.Ahmad
dengan sanad hasan).
14. Mengikuti Sunnah Rasul
Abu Hurairah berkata, "Saya telah
mendengar Rasulullah bersabda, 'Demi
Allah, sesungguhnya aku minta ampun
kepada Allah (beristighfar) dan bertaubat
kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh
puluh kali'." (HR.Bukhari).
15. Menjadi sebaik-baik orang yang
bersalah
Rasulullah bersabda, "Setiap anak Adam
pernah bersalah, dan sebaik-baik orang
yang bersalah adalah yang segera
bertobat." (HR.Tirmidzi, Ibnu Majah, al-
Hakim).
16. Bersifat sebagai hamba Allah yang
sejati
Allah berfirman, "Dan Allah Maha Melihat
akan hamba-hamba-Nya. (Yaitu) orang-
orang yang berdo'a: "Ya Tuhan kami,
sesungguhnya kami telah beriman, maka
ampunilah segala dosa kami dan
peliharalah kami dari siksa
neraka," (yaitu) orang-orang yang sabar,
yang benar, yang tetap tak at, yang
menafkahkan hartanya (di jalan Allah),
dan yang memohon ampun (beristighfar)
di waktu sahur. "(QS.Ali 'Imran: 15-17).
17. Terhindari dari menjadi orang yang
dholim
Allah berfirman, "... Barang siapa yang
tidak bertobat, maka mereka itulah orang-
orang yang lalim." (QS. al-Hujurat: 11)
18. Mudah mendapatkan anak
Allah berfirman, "Maka aku katakan
kepada mereka:" Mohonlah ampun
(istighfar) kepada Tuhanmu,
sesungguhnya Dia adalah Maha
Pengampun, niscaya Dia akan
mengirimkan hujan kepadamu dengan
lebat, dan memperbanyak harta dan
anak-anakmu, dan mengadakan untukmu
kebun-kebun dan mengadakan (pula
didalamnya) untukmu sungai-sungai.
"(QS.Nuh: 10-12).
19. Mudah mendapatkan hujan
Ibnu Shabih berkata, "Hasan al-Bashri
pernah didatangi seseorang dan mengadu
bahwa lahannya tandus, ia berkata,
'Perbanyaklah istighfar'. Lalu ada orang
lain yang mengadu bahwa kebunnya
kering, ia berkata, 'Perbanyaklah
istighfar'. Lalu ada orang lain lagi yang
mengadu bahwa ia belum punya anak, ia
berkata, 'Perbanyaklah istighfar'. (Kitab
Fathul Bari: 11/98)
20. Bertambah kekuatannya
Allah berfirman, "Dan (dia berkata):" Hai
kaumku, mohonlah ampun kepada
Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya,
niscaya Dia menurunkan hujan yang
sangat deras atasmu, dan Dia akan
menambahkan kekuatan kepada
kekuatanmu, dan janganlah kamu
berpaling dengan berbuat dosa. " (QS.
Hud: 52)
21. Bertambah kesejahteraannya
Allah berfirman, "Maka aku katakan
kepada mereka:" Mohonlah ampun kepada
Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah
Maha Pengampun, niscaya Dia akan
mengirimkan hujan kepadamu dengan
lebat, dan membanyakkan harta dan
anak-anakmu, dan mengadakan untukmu
kebun-kebun dan mengadakan (pula di
dalamnya) untukmu sungai-sungai.
"(QS.Nuh: 10-12).
22. Menjadi orang yang beruntung
Allah berfirman, "Dan bertobatlah kamu
sekalian kepada Allah, hai orang-orang
yang beriman supaya kamu
beruntung." (QS.an-Nur: 31).
Aisyah berkata, "Beruntunglah, orang-
orang yang menemukan istighfar yang
banyak pada setiap lembar catatan harian
amal mereka." (HR.Bukhari).
23. Keburukannya diganti dengan
kebaikan
Allah berfirman, "Kecuali orang-orang
yang bertobat, beriman dan mengerjakan
amal saleh; maka kejahatan mereka
diganti Allah dengan kebajikan. Dan
adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang." (QS. al-Furqan: 70).
"Dan dirikanlah shalat itu pada kedua tepi
siang (pagi dan sore) dan pada bagian
awal dari malam. Sesungguhnya
perbuatan-perbuatan yang baik itu
menghapuskan (dosa) perbuatan-
perbuatan yang buruk. Itulah peringatan
bagi orang-orang yang ingat. "(QS. Hud:
114).
24. Tanda sebagai orang mukmin
Rasulullah bersabda, "Tidak seorangpun
dari umatku, yang apabila ia berbuat baik
dan ia menyadari bahwa yang diperbuat
adalah kebaikan, maka Allah akan
membalasnya dengan kebaikan. Dan
tidaklah ia melakukan suatu yang tercela,
dan ia sadar sepenuhnya bahwa
perbuatannya itu salah, lalu ia mohon
ampun (beristighfar) kepada Allah, dan
hatinya yakin bahwa tiada Tuhan yang
bisa mengampuni kecuali Allah, maka dia
adalah seorang Mukmin. "(HR.Ahmad ).
25. Berkepribadian sebagai orang bijak
Seorang ulama berkata, "Tanda orang
yang arif (bijaksana) itu ada enam. Bila ia
menyebut nama Allah, ia merasa bangga.
Bila menyebut dirinya, ia merasa hina.
Bila memperhatikan ayat-ayat Allah, ia
ambil pelajarannya. Bila muncul keinginan
untuk bermaksiat, ia segera
mencegahnya. Ketika disebutkan
ampunan Allah, ia merasa gembira. Dan
ketika mengingat dosanya, ia segera
beristighfar. "(Kitab Tanbihul Ghafilin: 67).

No comments:

Post a Comment

Melagkah pasti