Search This Blog

Thursday, July 21, 2016

ORANG-ORANG YANG DICINTAI ALLOH

Orang2 yg dicintai Allah

Jika Allah mencintai seseorang, maka:

1. Dibukanya pintu amal sebelum kematian menjelang.

Sabda Rasulullah SAW:

إذا أراد الله بعبد خيرا استعمله قيل : ما يستعمله ؟ قال : يفتح له عملا صالحا بين يدي موته حتى يرضي عليه من حوله

Apabila Allah menginginkan kebaikan kpd seorang hamba, maka Allah akan menuntunnya utk beramal.”
*
Dikatakan, “Apakah maksud dari beramal itu?”
Beliau bersabda, “Allah bukakan untuknya kesempatan utk melakukan amal shaleh sebelum meninggalnya, sehingga orang2 yg berada di sekitarnya ridha kepadanya (Taubat Nasuha sebelum wafatnya”) (HR Ahmad dan Al Hakim dari Amru bin Al Hamq).
*
2. Dipercepat sanksinya di Dunia.

Sabda Rasulullah SAW:

إذا أراد الله بعبده الخير عجل له العقوبة في الدنيا و إذا أراد بعبده الشر أمسك عنه بذنبه حتى يوافي به يوم القيامة“
Apabila Allah menginginkan kebaikan kpd hamba-Nya, maka Allah akan segerakan sanksi untuknya di Dunia.
Dan apabila Allah menginginkan keburukan kpd hamba-Nya, maka Allah akan membiarkan dosanya (di Dunia) sampai Allah membalasnya pada hari kiamat.” (HR At Tirmidzi dan Al Hakim dari Anas bin Malik).
*
Namun kita tidak diperkenankan utk meminta kpd Allah agar dipercepat sanksi kita di Dunia, karena kita belum tentu mampu menghadapinya.

عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَادَ رَجُلاً مِنَ الْمُسْلِمِينَ قَدْ خَفَتَ فَصَارَ مِثْلَ الْفَرْخِ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « هَلْ كُنْتَ تَدْعُو بِشَىْءٍ أَوْ تَسْأَلُهُ إِيَّاهُ ». قَالَ نَعَمْ كُنْتُ أَقُولُ اللَّهُمَّ مَا كُنْتَ مُعَاقِبِى بِهِ فِى الآخِرَةِ فَعَجِّلْهُ لِى فِى الدُّنْيَا. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « سُبْحَانَ اللَّهِ لاَ تُطِيقُهُ – أَوْ لاَ تَسْتَطِيعُهُ – أَفَلاَ قُلْتَ اللَّهُمَّ آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ ». قَالَ فَدَعَا اللَّهَ لَهُ فَشَفَاهُ.

“Dari Anas, sesungguhnya Rosululloh SAW pernah menjenguk seseorang dari kaum muslimin yg telah kurus bagaikan anak burung.
*
Rosululloh SAW bersabda, “Apakah kamu berdo’a dg sesuatu atau kamu memintanya?” Ia berkata, “Ya, aku berdo’a, “Ya Allah siksa yg kelak akan Engkau berikan kepadaku di Akhirat segerakanlah untukku di Dunia.”
*
Rosululloh SAW bersabda, “Subhanallah, kamu tak akan mampu utk menjalani hal itu.
*
Mengapa kamu tidak berkata,

ربنا آتنا فى الدنيا حسنة وفى الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
“Ya Allah berikan kpd kami kebaikan di Dunia dan kebaikan di Akhirat dan peliharalah kami dari Adzab Neraka.”
*
Maka orang itupun berdo’a dg do'a itu dan Allah pun menyembuhkannya.”(H.R Muslim).
*
3. Diberikan cobaan.

Rosululloh SAW bersabda:

من يرد الله به خيرا يصب منه“
Siapa saja yg Allah inginkan kebaikan, maka Allah akan memberinya musibah.” (HR Ahmad dan Al Bukhari dari Abu Hurairah).
*
Cobaan pasti akan menerpa kehidupan mukmin, karena itu janji Allah:

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Dan berilah kabar gembira kpd orang2 yg sabar, yaitu orang2 yg apabila mereka ditimpa Musibah, mereka berkata "Innaa Lillahi Wa-innaa ilaihi Roji'un (Sesungguhnya kami milik Allah dan kepd-Nya kami akan kembali).” (QS Al Baqarah: 155).
*
Cobaan itu utk menggugurkan dosa dan mengangkat derajat seorang Mu'min.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَزَالُ الْبَلَاءُ بِالْمُؤْمِنِ أَوْ الْمُؤْمِنَةِ فِي جَسَدِهِ وَفِي مَالِهِ وَفِي وَلَدِهِ حَتَّى يَلْقَى اللَّهَ وَمَا عَلَيْهِ مِنْ خَطِيئَةٍ
Dari Abi Hurairah, Rosululloh SAW bersabda, “Senantiasa ujian itu akan menerpa mukmin atau mukminah pada jasadnya, harta dan anaknya sampai ia bertemu dg Allah SWT dlm keadaan tidak mempunyai dosa.” (HR Ahmad dg sanad yg hasan).
*
4. Difaqihkan dlm urusan Agama.

Rosululloh SAW bersabda:

من يرد الله به خيرا يفقهه في الدين
“Siapa saja yg Allah inginkan kebaikan padanya, maka Allah akan faqihkan ia dlm agama.” HR Al Bukhari dan Muslim).
*
Kefaqihan adalah pemahaman yg Allah berikan kpd seorang hamba.
*
Pemahaman yg lurus terhadap Al-Qur’an dan hadits serta segala aspek ilmu tentang pembahasan Agama yg berasal dari kebeningan hati dan aqidah yg shahih.
*
Karena hati yg dipenuhi oleh hawa nafsu dan Hubbud Dunia tak akan dapat memahami Al-Qur’an dan hadits dg benar karena mereka kurang serius dlm memikirkan urusan Agama.
*
Sebagaimana yg dikabarkan oleh Nabi SAW tentang kaum khawarij yg membaca Al Qur’an:

يَخْرُجُ قَوْمٌ مِنْ أُمَّتِى يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ لَيْسَ قِرَاءَتُكُمْ إِلَى قِرَاءَتِهِمْ بِشَىْءٍ وَلاَ صَلاَتُكُمْ إِلَى صَلاَتِهِمْ بِشَىْءٍ وَلاَ صِيَامُكُمْ إِلَى صِيَامِهِمْ بِشَىْءٍ يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ يَحْسِبُونَ أَنَّهُ لَهُمْ وَهُوَ عَلَيْهِمْ“

Akan keluar suatu kaum dari umatku, mereka membaca Al Qur’an. Bacaan kalian tak ada apa2nya dibandingkan dg bacaan Al-Qur’an mereka, shalat dan puasa kalian tak ada apa2nya dibandingkan dg Shalat dan Puasa mereka.
*
Mereka membaca Al-Qur’an dan menyangka bhw Al-Qur’an sangat mendukung mereka padahal Al-Qur’an tidak mendukung mereka.” (HR Muslim).
*
Itu semua akibat kedangkalan ilmu dan mengikuti hawa nafsu, sehingga mereka tidak diberikan pemahaman yg benar terhadap Al-Qur’an dan Hadits.
*
Mereka mengira bhw ayat Al-Qur’an mendukung perbuatan mereka, padahal tidak demikian.
*
Tentu yg memahaminya adalah orang2 yg Allah faqihkan dlm agama dan DIA selamatkan dari hawa nafsu Ammaroh.
*
5. Diberikan kesabaran.

Rosululloh SAW bersabda:

و ما أعطي أحد عطاء خيرا و أوسع من الصبر“

Tidaklah seseorang diberikan sesuatu yg lebih baik dan lebih luas dari kesabaran.” (HR Al-Bukhari dan Muslim).
*
Kesabaran dlm keimanan bagaikan kepala utk badan.
*
Badan tak akan hidup tanpa kepala, demikian pula iman tak akan hidup tanpa kesabaran.
*
Utk menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya amat membutuhkan kesabaran.
"
Karena Iblis dan balatentaranya tak pernah diam utk menyesatkan manusia dari jalan Allah.

وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ“
Tak ada yg diberikan (sifat2 yg terpuji ini dan kemuliaan) kecuali orang2 yg Sabar, dan tak ada yg diberikannya kecuali orang yg mempunyai keberuntungan yg besar.” (Q.S Fushilat: 35).
"
Ya Allah,,,,,!!!
Jadikanlah kami orang2 yg Engkau inginkan kebaikan, beri kami kesabaran utk menjalani perintah-Mu dan menjauhi larangan-Mu, beri kami kesabaran dlm menghadapi musibah yg menerpa, beri kami kefaqihan dlm Agama dan bukakan utk kami pintu amal shalih sebelum wafat kami.

آمين يا أرحم الراحمين
*
Pengging, 21-07-16
Salam Cinta......

No comments:

Post a Comment

Melagkah pasti